Dimetil karbonat (DMC) DMC adalah zat antara sintesis organik yang rendah toksisitas, ramah lingkungan, dan banyak digunakan. Zat ini berupa cairan bening pada suhu ruang dan sulit larut dalam air, tetapi dapat bercampur dengan alkohol, keton, ester, dll. dalam berbagai rasio. Molekul DMC mengandung gugus karbonil, metil, dan metoksi. DMC memiliki reaktivitas yang baik dan dapat menggantikan fosgen, dimetil sulfat, dan metil klorida yang sangat toksik sebagai agen pengkarbonilasi, agen metilasi, dan agen metoksilasi. DMC memiliki karakteristik penggunaan yang aman, praktis, rendah polusi, dan mudah diangkut dalam proses produksi. Dimetil Karbonat juga banyak digunakan dalam industri pestisida, obat-obatan, rempah-rempah, aditif bahan bakar, pelarut, dan elektronik.
| Barang | Dimetil Karbonat |
|---|---|
| Penampilan | Cairan bening dan tidak berwarna |
| Boiling Point | 90 ° C (194 ° F) |
| Kepadatan | 1.06 g/cm3 pada suhu 25 °C (77 °F) |
| Viskositas dinamis | 0.66 mPa.s pada 20 °C (68 °F) |
| Titik nyala | 14.4 - 18 °C (57.9 - 64 °F) |
| Batas Ledakan Bawah | 4.2% (V) |
| melting Point | 2 - 4 °C (36 - 39 °F) |
| Bau | ciri |
| Kepadatan relatif | 1.064 - 1.069 @ 25 °C (77 °F) Bahan Referensi: (air = 1) |
| Tekanan uap | 18 mmHg pada 20 °C (68 °F) |
Kinerja Dimetil Karbonat (DMC) yang Sangat Baik
Peran Dimetil Karbonat dalam Elektrolit
Peran ion konduktor. Pada baterai litium, fungsi utama elektrolit adalah mentransfer ion antara elektroda positif dan negatif untuk mencapai proses pengisian dan pengosongan baterai yang normal. Sebagai pelarut elektrolit, DMC membawa konduksi ion litium dan ion elektrolit lainnya, memastikan kelancaran aliran elektrolit, dan memberikan dukungan penting bagi pengoperasian normal baterai litium.
Berpartisipasi dalam reaksi pembentukan film dan meningkatkan stabilitas siklus. Selama proses pengisian dan pengosongan baterai, dimetil karbonat dapat bereaksi pada permukaan elektroda untuk membentuk lapisan film antarmuka elektrolit padat (SEI) yang stabil. Lapisan film ini dapat mencegah reaksi samping lebih lanjut antara bahan elektroda dan elektrolit, sehingga meningkatkan keamanan dan stabilitas baterai. Di saat yang sama, lapisan film ini juga dapat mengurangi atenuasi kapasitas baterai selama proses siklus dan memperpanjang masa pakai baterai.
Meningkatkan kepadatan energi. Dengan mengoptimalkan formula elektrolit dan meningkatkan kandungan DMC, kepadatan energi baterai dapat ditingkatkan sampai batas tertentu untuk memenuhi kebutuhan baterai dengan kepadatan energi tinggi.
Digunakan dalam berbagai sistem baterai. Selain baterai litium-ion, dimetil karbonat juga digunakan pada jenis baterai lain seperti baterai natrium-ion, baterai magnesium-ion, dan baterai aluminium-ion. Dalam pembuatan elektrolit untuk baterai ini, dimetil karbonat juga dapat berperan dalam melarutkan elektrolit dan meningkatkan konduksi ion, sehingga membantu meningkatkan kinerja baterai.